Tiada ubah daun kering yang jatuh di musim gugur.
yang hanyut terbawa arus sungai ke mura lautan.
terombang-ambing di permainkan gelombang yag kejam.
lalu lenyab di antara bebatuan karang.
aku tersesat di gelapnya malam
hidup yang tampa arah maupun tujuan
meski menjerit hati ini merintih sakit
meliahat diri bagai bunga yang layu dan terbuang.
tiada kata yang bisa ku ungkapkan
untuk melukiskan apa yg tlah ku rasakan
tiada warna yang bisa ku lihat lagi
dengan hati yang tlah hancur ini
kepedihan dan penyesalan lah yang kan jadi temanku
mengiringi langkahku sampai akhir hayatku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar